Tak Semanis Juli

aku merasa sedang melankolis
entah harus kubawa kemana, jadinya aku bingung
sore tadi, ingin sekali pulang pakai angkot
cuacanya juga berseri, enak saja kupakai melamun
tapi tidak jadi, karena pakai angkot harus jalan kaki lagi sampai rumah dan aku tidak mau
jalannya juga sendiri, jadinya ingat kamu nanti
ingatnya pun yang pahit
ketika berjuang dan lelah sendiri
sudah lelah dan berhenti, kamu datang mengetuk pintu
bilangnya, ''permisi, apa ada ruang hati yang harus kuisi disini?''
hei, aku ini gemuk! masak, menunggu tepat dihadapanmu tak kau lihat?
matamu apa hatimu yang buta?
ah, intinya aku ingin meminta beribu maaf pada mang angkot
karena tidak jadi naik dan jadi tidak suka angkot
soalnya akan teringat kamu
dan aku benci suka itu.

Comments

Popular Posts