Sedikit Pemanasan


11 Agustus 2020

Terhitung 8 jam perjalanan dari rumah menuju bandara. Biasanya akan lelah sekali ketika sampai, tapi selama perjalanan, aku terus mengira-ngira apa saja yang mungkin terjadi selama perjalanan selanjutnya. Sampailah aku di bandara, penerbangan pertamaku lepas landas pada tengah malam, pukul 00.40 WIB. Rasanya aneh. Memasuki imigrasi sendirian hingga lorong terakhir menuju pesawat. Aku tahu, aku mulai meninggalkan Jakarta.

Hahh, 7 jam penerbangan pertama tidak begitu berat. Aku menulis sedikit, menonton film, lalu tertidur. Tak jauh dengan dua penerbangan lainnya. Setelah membaca buku, aku kembali tidur. Sayangnya, aku tidak duduk dekat jendela, tapi aku tak apa tidak menonton city light. Ada satu hal yang kusesali. Kusimpan face wash di koper kabin, yang akhirnya disita petugas bandara :(

Singkat cerita, sampailah aku di bandara terakhir. Ah, sial! Salah kostum! Ini masih musim panas! Kusesali ini tapi akhirnya aku tahu, karena di utara, Norway tetap saja dingin. Keluar dari bandara, aku kaget sekaligus senang tapi sedikit gugup karena 2nd years menyambutku tepat di pintu keluar. Aku canggung tapi mereka tidak, jadi sedikit bingung harus bicara apa, hahaha. Untungnya, kawanku punya topik untuk dibahas jadi kami dapat berbincang selama perjalanan menuju kampus.

Lagi, aku senang 2nd years menyambut kami dengan hangat. Hanya sayang, seharusnya firties datang bersama dengan bus dan penyambutan dilakukan dengan lebih meriah. Kupikir semua setuju, karena akupun benci pandemi ini. Menjelang malam, (oh sebenarnya aku bingung malamnya kapan) kami berkeliling kampus sedikit, karena kupikir siang hari akan lebih menakjubkan pemandangannya.

Comments

Popular Posts